Wolverine



Salah satu tokoh superhero favoritku Wolverine sudah difilmkan. Sebelumnya Wolverine muncul dalam film X-Men, tapi kali ini dia akan diulas habis dalam sebuah film yang khusus menggambarkan tentang kehidupannya. Sepertinya film itu baru rilis di Indonesia Akhir April ini.
Aku suka wolverine karena penampilannya yang tenang tapi mantap dan tidak ragu dalam menghadapi semua musuh-musuhnya. Selain dengan kekuatan fisiknya, dia juga tidak jarang menyusun taktik dan strategi yang jitu agar dapat mengalahkan musuhnya. Masih ingat saat dia berhasil melumpuhkan Magneto di akhir sequel X-Men III. Dengan kerjasama dan taktik yang jitu bersama teman-temannya, Wolverine dapat melumpuhkan Magneto yang memiliki kekuatan besar dan bisa menggerakkan segala sesuatu dari logam.


Ku tunggu film ini dirilis di Indonesia.
Posted on 2:57 PM by matrix_boy and filed under | 0 Comments »

Jalan Rusak Motorku Jadi Rusak

Musim hujan diikuti dengan banjir dimana-mana. Kalo sudah begini mo jalan jadi kurang nyaman. Maklum dengan intensitas hujan yang cukup besar berakibat pada rusaknya jalan raya. Sekarang ini mungkin kata yang tepat untuk menggambarkan hal tersebut bukan lagi jalan berlubang tetapi lubang yang berjalan. Kenapa ? karena setiap kita jalan memakai kendaraan di jalan raya pasti ada saja dan selalu ada jalan yang berlubang, rusak atau kriting karena lipatan aspal. wuihhh.... capek dech .... Bukan cuma kenyamanan kita yang terganggu, tapi keamanan memakai jalan juga jadi semakin rawan. Kalau kita kurang hati-hati bisa saja kita terperosok ke dalam lubang dan terjatuh. Akibatnya bisa ditebak sendiri akan sangat fatal bagi pengguna jalan.Sepeda motorku sudah menjadi korbannya. Mulai dari spakbor yang pecah, klacher stang yang mulai goyang, sampai kemarin klakson motorku jatuh satu gara gara lobang gede di jalan.
Sayang juga tuh klakson, padahal suaranya bagus lho .... keras tapi merdu. Tapi mau gimana lagi. Kejadiannya malam hari pas habis hujan jalan gelap dan basah. Motorku menghajar lobang yang cukup gede. Untung waktu itu ga sampai jatuh. Cuma ku dengar suara "kratak", sesuatu jatuh dari motor ku. Setelah sampe rumah baru ketahuan kalo klakson yang sebelah kanan jatuh. untung saja klakson yang sebelah kiri masih utuh nempel di motor. Kasian yach ...
Mudah-mudahan jalan segera diperbaiki dan kenyamanan dijalan bisa segera kita rasakan kembali ... Amiiiiin ...





Posted on 10:24 AM by matrix_boy and filed under | 0 Comments »

Vacation Report

Halo semua .. kita ketemu lagi.
Kali ini saya ingin bercerita tentang liburan tahun baru kemarin. Pada kesempatan liburan itu saya mengisi liburan dengan jalan-jalan ke ancol dan Dufan. Tepatnya pada hari sabtu tanggal 03 januari 2009. Berangkat dari rumah Jumat tanggal 02 januari 2009 jam 9 malam.






Sampai di Jakarta Pagi, rombongan berhenti di Masjid Istiqlal untuk istirahat, Sholat Subuh, mandi dan sarapan pagi.


Lepas dari Masjid Istiqlal, melanjutkan perjalanan ke pantai ancol. Menikmati indahnya pemandangan ancol di pagi hari memang mengasyikan.

Nongkrong di piggir pantai menikmati desir angin dan debur ombak pantai ancol yang lembut membelai. Tidak lupa pula mencoba naik prahu untuk sekedar menikmati "goyangan" gelombang laut pantai ancol yang lembut.







Lepas dari Ancol sekitar jam 10 pagi masuk ke dufan. Untuk pemanasan naik bianglala sambil melihat pemandangan sekitar ancol dari ketinggian bianglala. Setelah itu bersiap-siap untuk naik Tornado. Sebuah permainan yang sangat menantang adrenalin.

Setelah cukup pusing karena dikocok-kocok oleh tornado, mencoba lagi beberapa wahana, seperti kicir-kicir halilintar dan lain-lain.



Ini wahana yang asyik yang belum sempat ku coba, yaitu Bogel atau bola gelo. Kayak'nya asyik juga bermain dalam bola diatas air. Kapan-kapan kalau ada kesempatan pasti akan ku coba.

Posted on 7:31 AM by matrix_boy and filed under | 0 Comments »

Tragedi Kemanusiaan di Gaza
















Menutup tahun 2008 dunia dikejutkan dengan aksi brutal israel membombardir jalur Gaza di wilayah Palestina. Aksi itu dilakukan dengan dalih untuk membasmi kelompok Hamas. Akan tetapi yang terjadi di lapangan adalah bahwa aksi membabi buta israel itu telah memporak porandakan seluruh kota dan memakan korban jiwa yang tidak sedikit. Sampai tulisan ini disusun tidak kurang hampir 800 warga sipil tidak berdosa telah tewas, dan mencederai ratusan bahkan mungkin ribuan korban lain.
Tanah Palestina tidak pernah berhenti dari konflik. Konflik itu seakan tidak berujung dan entah sampai kapan akan selesai. Bangsa Israel menganggap bahwa tanah Palestina adalah wilayah yang diperjanjikan oleh Yahwe – Tuhan agama Yahudi – untuk mereka. Sementara Bangsa Palestina juga menganggap tanah ini adalah wilayah mereka dan harus dipertahankan. “War for Territory” mengutip sebuah judul lagu dari group band Sepultura mungkin tepat untuk menggambarkan situasi disana. Masing-masing pihak merasa berhak dan harus mempertahankan wilayah miliknya.
Perang hanyalah akan menyisakan penderitaan. Yang terjadi di Gaza sekarang ini lebih tepatnya dikatakan sebagai agresi israel ke wilayah Palestina, karena Gaza telah diakui oleh dunia internasional sebagai wilayah dari Palestina. Hamas, salah satu organisasi politik di Palestina bermarkas di kota itu. Keberadaan organisasi tersebut dijadikan alasan Israel untuk menyerbu wilayah Gaza. Secara membabi buta pasukan Israel dengan persenjataan lengkap dan canggih seperti pesawat tempur dan bom-bom berdaya hancur menakutkan meluluh lantakkan kota itu. Tidak hanya sasaran militer milik Hamas akan tetapi serangan itu lebih banyak menghancurkan sasaran warga sipil. Seperti diberitakan bahwa pada hari Jumat 09 Januari 2009 pesawat Israel menjatuhkan bom di sebuah gedung yang penuh dengan pengungsi. Akibatnya sekitar 30 orang dikabarkan tewas dan puluhan lainnya luka-luka.
Dunia internasional melalui PBB kemudian bertindak dengan dikeluarkanya resolusi PBB yang memerintahkan untuk dilakukannya gencatan senjata oleh kedua belah pihak. Namun Amerika Serikat kembali menunjukan keberpihakannya kepada Israel dengan bersikap abstain terhadap resolusi itu. Akibatnya Israel tidak menghiraukan resolusi itu dan terus melanjutkan aksi penghancuran Gaza. Sejak dulu Amerika memang selalu berpihak terhadap kepentingan-kepentingan Israel, karena memang banyak tokoh dan organisasi Yahudi yang berpengaruh penting di Amerika. Bahkan calon Presiden yang sedang berkampanye seperti Barrack Obama beberapa wakru yang lalu diharuskan untuk berkampanye memaparkan visi dan misinya dihadapan organisasi persahabatan Israel Amerika atau AIPAC. Perekonomian Amerika juga sangat ditunjang oleh pengusaha berkebangsaan Yahudi. Tidak heran Amerika lebih mementingkan keamanan kepentingan ekonominya dari pada membela warga Palestina yang menjadi korban kebrutalan Israel.
20 Januari 2009 mendatang Barrack Obama akan dilantik menggantikan George W Bush sebagai Presiden Amerika. Dunia akan melihat dan menilai apakah Presiden terpilih yang memiliki nama tengah ‘Hussein’ itu berani melakukan gebrakan baru dalam menyikapi konflik Israel Palestina dan dalam skala lebih besar konflik di Timur Tengah, ataukah dia akan meneruskan kebijakan-kebijakan para pendahulunya yang lebih mementingkan ego ekonomi dan kepentingan Amerika daripada membela kemanusiaan ?. Yang terjadi di Gaza sekarang adalah pembantaian bangsa Palestina yang tidak berdaya oleh kaum Yahudi Israel dengan kebrutalan mesin perangnya. Sementara Hamas yang dituduh sebagai teroris oleh Israel hanya mempunyai senjata roket dan senapan, sangat tidak berimbang. Sampai kapankah tragedi kemanusiaan ini akan terjadi ? Dengan alasan apapun tidak dapat dibenarkan pembunuhan manusia oleh manusia. Hanya Tuhan yang berhak mencabut nyawa manusia.
“STOP GENOSIDA IN GAZA, NOW !!!!!!!!
Posted on 10:17 PM by matrix_boy and filed under | 0 Comments »

Presiden Pilihan

Tahun 2009 ini bangsa Indonesia akan mengadakan Pemilihan Umum / Pemilu yang akan memilih wakil rakyat untuk duduk di DPR / Dewan Perwakilan Rakyat. Lebih dari itu pemilu juga akan memilih secara langsung Presiden untuk menjabat 5 tahun kedepan. Ada beberapa nama yang muncul meramaikan bursa calon presiden 2009. Ada nama yang sudah banyak muncul seperti Susilo Bambang Yudhoyono yang juga presiden sekarang. Ada juga nama Megawati Sukarno Putri, putri Proklamator Bung Karno ini rupanya masih memiliki banyak pendukung. Selain itu ada pula nama-nama lain yang tidak kalah ramainya diperhitungkan dalam bursa ini. Untuk itu kami mengajak anda untuk ikut meramaikan bursa 'pergunjingan' tentang siapa calon presiden favorit anda. Matrix-boy sudah menyediakan polling di side-bar sebelah yang berisi beberapa nama calon presiden yang ramai dibicarakan orang. Bukan karena latah ingin ngobrolin presiden, tapi daripada kita ngrumpi yang tidak karuan, mendingan mari kita ngrumpi'in siapa kira-kira calon presiden pilihan kita. Tidak ada muatan apa-apa dalam polling ini, cuma sekedar ingin berbagi dengan santai tentang keadaan dan isu isu yang lagi ngetrend. www.matrix-boy.blogspot.com mencoba menghadirkan sesuatu yang berbobot dengan kemasan yang ringan. Ok .. coy .. silahkan bergabung ... santai aja lagi ...
Posted on 2:24 PM by matrix_boy and filed under | 0 Comments »

Inspirational Heroes - Gajahmada #3

Gajahmada # 3

Siapa dan dari mana Gajahmada berasal memang masih jadi misteri sampai sekarang. Tidak yang tahu pasti darimana asal-usulnya, sedemikian pula misteriusnya bagaimana dan kemana Gajahmada setelah tidak lagi menjabat Patih di Majapahit.

Demikian ..... Hayam Wuruk yang sudah terpanah asmara jatuh hati dengan Putri Diyah Pitaloka Citraresmi dari Sunda Galuh. Sedemikian mempesonanya sehingga konon utusan dari Majapahit yang ditugasi melukis wajah sang Putri sampai tidak memiliki daya untuk menuangkan kecantikan Putri Sunda itu kedalam lukisannya. Dikirimkanlah utusan dari Majapahit untuk memboyong Putri Sunda ke Majapahit untuk melangsungkan pernikahan di Majapahit. Ikut pula dalam rombongan dari Sunda itu Raja Sunda dan permaisurinya beserta beberapa pengikutnya. Di Majapahit sendiri disiapkanlah penyambutan dan persiapan acara pernikahan sang Raja.

Gajahmada sendiri tidak ikut dalam rombongan penjemput. Dia memilih untuk tinggal di Majapahit. Mungkin hal ini juga kebijakan dari keluarga Raja yang tidak ingin Gajahmada yang sedang dimabuk kemenangan perangnya mengacaukan niat baik ini.

Sampailah rombongan dari kerajaan Sunda Galuh di Majapahit melalui jalur laut dan turun di pelabuhan Ujung yang sekarang berubah menjadi kota Surabaya. Sesampai di pelabuhan rombongan meneruskan dengan menempuh perjalanan darat. Rombongan dibiarkan berjalan sendiri tanpa pengawalan karena regu penjemput yang dipimpin panglima armada laut saat itu diberi tugas untuk kembali berpatroli menyisir wilayah laut Majapahit. Konon beredar isu yang dihembuskan beberapa pihak bahwa rombongan dari Sunda akan terlambat datang, sehingga hal inilah yang mengakibatkan tidak adanya persiapan dan penyambutan dari Kerajaan Majapahit. Rombongan kemudian berhenti di sebuah tanah lapang yang bernama lapangan bubat. Raja dari Sunda Galuh kemudian mengirimkan utusannya untuk mengabarkan kedatangan mereka kepada Pejabat Majapahit.

Utusan Raja Sunda Galuh ini kemudian diterima oleh Gajahmada. Disini kembali Gajahmada menegaskan keinginannya agar Sunda Galuh menyatakan diri dengan sukarela bergabung dengan Majapahit dan memberlakukan Putri Dyah Pitaloka Citraresmi sebagai persembahan bagi Hayam Wuruk, kalau tidak maka akan berhadapan dengan pasukan dari Majapahit. Sebuah keinginan yang mungkin tidak sejalan dengan keinginan Hayam Wuruk sendiri yang berkeinginan mempersunting Dyah Pitaloka dengan cara-cara yang wajar. Betapa marah rombongan dari Sunda Galuh. Mereka merasa harga dirinya diinjak-injak. Mereka tidak terima. Demikian juga sang Putri dia merasa terhina bila hendak dijadikan putri persembahan. Namun Sang Raja Sunda Galuh berusaha menenangkan pengikutnya. Dia mencoba berfikir realistis bahwa sangat sulit menolak kehendak dari Gajahmada yang bukan tidak mungkin akan mengakibatkan kematian bagi para pengikut setianya itu.

Tidak berapa lama pasukan dari Majapahit sudah berada di tepi lapangan bubat dengan senjata lengkap. Mereka siap menunggu perintah dari Gajahmada untuk menggempur rombongan dari Sunda apabila mereka menolak persyaratan yang diajukan oleh Gajahmada. Beberapa tokoh dari Majapahit sudah berusaha menenangkan situasi. Demikian pula Raja Sunda Galuh berusaha menenangkan anak buahnya untuk tidak terpancing emosinya. Situasi yang tidak seimbang ini bisa mengakibatkan rombongan dari Sunda akan mati sia-sia. Mereka tidak siap untuk berperang, karena memang mereka datang untuk acara menikahkan Putri Sunda dengan Hayam Wuruk. Keadaan yang sangat bertolak belakang dengan pasukan dari Majapahit yang dengan persenjataan lengkapnya siap menghancurkan musuh yang ada di depannya.

Situasi kemudian berkembang menjadi diluar kendali. Prajurit-prajurit dari Majapahit yang sudah tidak sabar akhirnya bergerak menggempur rombongan dari Sunda. Sementara rombongan dari Sunda sendiri yang tidak mau harga diri mereka diinjak-injak berusaha sekuat tenaga dengan persenjataan seadanya mempertahankan martabat mereka. Kekuatan yang tidak seimbang pun akhirnya dengan cepat membuat seluruh rombongan dari Sunda tewas terbunuh oleh keberingasan pasukan dari Majapahit dibawah pimpinan Gajahmada. Beberapa pihak dari Majapahit yang berusaha menenangkan pun tidak kuasa mengendalikan situasi yang sedemikian runyam.

Seorang prajurit Majapahit berusaha memberi laporan tentang apa yang terjadi di lapangan bubat kepada Raja. Namun terlambat. Sesampainya di lapangan bubat, Hayam Wuruk tidak bisa mencegah pembantaian itu terjadi. Dia hanya melihat mayat-mayat bergelimpangan di tengah lapangan bubat. Demikian juga sang Putri pujaanya telah berubah menjadi seonggok bangkai kaku tidak bernyawa. Nasi sudah menjadi bubur, pembantaian terlanjur terjadi, banjir darah di bubat. Sebuah peristiwa hitam dalam sejarah Majapahit yang masih dikenang sampai sekarang. Peristiwa yang dilatari ambisi dari seorang Gajahmada untuk menguasai seluruh wilayah nusantara dalam sumpah palapanya yang justru menjadi titik anti klimaks bagi Gajahmada sendiri.

Hayam Wuruk murka, seluruh keluarga Raja Majapahit murka, bahkan seluruh Majapahit murka dan tudingan menunjuk ke satu arah yaitu Gajahmada. Gajahmadalah yang dituding sebagai orang yang paling bertanggung jawab sebagai penyebab terjadinya pembataian keji itu. Setelah melewati persidangan para keluarga Raja maka dikeluarkanlah surat keputusan pemecatan Gajahmada sebagai Mahapatih di Majapahit. Gajahmada terjungkal dari kursi kepatihannya karena termakan oleh ambisi dan sumpahnya sendiri. Akhirnya Gajahmada pergi mengasingkan diri di suatu daerah yang memang sebelumnya sudah diberikan Hayam Wuruk untuk Gajahmada untuk kelak digunakan sebagai tempat peristirahatan Gajahmada setelah pensiun dari jabatannya. Tempat itu kemudian dikenal dengan nama “Madakaripura”. Sebuah tempat di sekitar Probolinggo yang sampai sekarang masih ada dan menjadi tempat wisata karena memang tempat itu sangat indah dengan air terjun dan pemandangan serta hawa pegunungan yang asri.

Sepeninggalan Gajahmada, Majapahit mengalami masalah dengan disintegrasi bangsa. Satu persatu wilayah bawahan berani melepaskan diri. Saat itu Majapahit mengalami kehilangan seorang tokoh pemersatu bangsa, kehilangan sosok yang ditakuti dan disegani sehingga membuat beberapa kerajaan taklukan yang merasa teraniaya berani menunjukan sikapnya dan dengan terang terangan kemudian memisahkan diri dari Majapahit. Mungkin saat pemerintahan Gajahmada mereka takut akan diberangus oleh tentara Majapahit di bawah komando Gajahmada. Namun sekarang tidak ada lagi yang ditakuti sehingga kemudian mereka berani melawan dan memisahkan diri dari Majapahit.

Gajahmada berani bersimbah peluh bertaruh nyawa menyelamatkan Jayanegara dari amukan Rakuti. Dia juga dengan gagahnya menyuarakan persatuan wilayah nusantara dibawah bendera majapahit, bahkan berani membantai rombongan dari kerajaan Sunda Galuh di lapangan bubat. Demi sebuah ambisi mewujudkan Majapahit raya yang besar dan disegani di dunia. Bukan untuk Jayanegara, bukan untuk Raja, bukan untuk dirinya sendiri bukan juga untuk Hayam Wuruk, tapi untuk Majapahit. Untuk negara yang diimpikannya. Untuk sebuah kebesaran Majapahit. Kiranya pepatah tiada gading yang tak retak pantas diberikan kepada Gajahmada. Dengan cukup sempurna dia membangun sebuah kerajaan besar dan kuat bernama Majapahit. Namun ambisi itu justru mendorongnya untuk bertindak melebihi yang seharusnya. Membuat Hayam Wuruk sendiri murka dan kemudian menyingkirkannya. Sumpahnya belum sepenuhnya terlaksana hingga sampai pada akhir hayatnya sekalipun. Itulah sebabnya tidak ada yang tahu kemana dan dimana Gajahmada menghabiskan sisa hidupnya setelah mengasingkan diri. Walaupun sempat kembali dipanggil untuk mengisi kembali jabatan Patih yang kosong ditinggalkannya, tetapi tidak ada cukup literatur dan bukti sejarah yang dapat menjelaskan, dimana Gajahmada meninggal, kemana dan apakah dia memiliki keturunan, sebagaimana misteriusnya asal usul Gajahmada. Ada yang mengatakan dia berasal dari Bali, ada juga yang mengatakan dia berasal dari Kalimantan. Tidak ada yang tahu pasti.

Satu yang patut kita catat dalam kehidupan Gajahmada. Dia berani mengesampingkan kepentingan pribadinya untuk kemajuan dan kejayaan negaranya Majapahit tercinta. Sebuah semangat yang patut kita tiru untuk dijadikan landasan dalam membangun negara kita tercinta Indonesia.

Terimakasih saya ucapkan kepada Langit Kresna Hariadi atas novelnya Pentalogi Gajahmada yang menjadi inspirasi saya dalam menulis cerita ini. Tetap berkarya Bung, kami tunggu karya-karya anda berikutnya. Terimakasih ...............

----------------- End of Inspirational Heroes – Gajahmada ------------

Posted on 4:01 PM by matrix_boy and filed under | 0 Comments »

Inspirational Heroes - Gajahmada # 2



Mengabdi kepada negara tanpa pamrih demi kebesaran dan kejayaan Majapahit, itulah Gajahmada. Dia rela berjibaku bersimbah peluh dan bertaruh nyawa dalam menyelamatkan Jayanegara dari Keserakahan Rakuti. Dia memimpikan Majapahit yang besar dan disegani semua negara didunia. Semangatnya itulah yang mendorong dia mengeluarkan sumpah pada saat dia diangkat menjadi Mahapatih di Kerajaan Majapahit.

“lamun huwus kalah nusantara, ingsun hamukti palapa. Lamun kalah ring gurun, ring seram, ring tanjungpura, ring haru, ring pahang, ring dompo, ring bali, ring sunda, ring palembang, ring tumasek, samana ingsun hamukti palapa”, begitulah kira-kira bunyi sumpah palapa yang dikumandangkan oleh Gajahmada <> kurang lebih mempunyai arti : “ bila sudah kalah nusantara, barulah aku beristirahat. Bila sudah kalah di gurun, seram, tanjungpura, haru, pahang, dompo, bali, sunda, palembang, tumasek, barulah aku akan beristirahat”.
Semangat itu didasari keinginan untuk membentuk sebuah kekuatan yang bisa melindungi Majapahit dari jajahan bangsa-bangsa tartar atau bangsa mongol yang kekuasaanya dan kekuatanya pada waktu itu memang sedang merajalela. Pada masa itu memang bangsa mongol sedang melebarkan kekuasaan ke wilayah nusantara bahkan sampai ke daratan timur tengah. Untuk menandingi kekuatan tentara tar-tar Gajahmada berkeinginan mengajak seluruh bangsa-bangsa di wilayah nusantara untuk bergabung dalam satu bendera yaitu bendera Majapahit. Dengan bersatunya kekuatan di nusantara dia yakin bahwa invasi bangsa mongol dapat di halau.
Dihimpunlah semua kekuatan di Majapahit. Bala tentara Majapahit pun diperkuat. Bukan hanya kekuatan di darat, tapi juga membentuk armada laut yang tangguh. Kerajaan-kerajaan di nusantara diajak bergabung. Kalau bisa diajak dengan cara halus itu lebih baik, kalau tidak Gajahmada tidak segan-segan menggunakan kekuatan militer yang ada untuk menggempur kerajaan itu. Gajahmada menganggap bahwa nusantara akan menjadi kuat apabila berada di bawah satu komando, yaitu dibawah bendera Majapahit. Semakin lama kekuatan Majapahit semakin besar, sehingga nyaris tidak ada satu kerajaan pun dinusantara yang sanggup menandingi kekuatan Majapahit.
Waktu pun berlalu. Majapahit sekarang dipimpin oleh seorang Raja Muda yang bergelar Prabu Hayam Wuruk. Dibawah kekuasaan Prabu Hayam Wuruk dan Mahapatih Gajahmada kebesaran Majapahit semakin nyata. Majapahit berubah menjadi kerajaan besar dengan wilayah yang meliputi seluruh wilayah nusantara. Dari tanah melayu, sumatra, tumasek yang sekarang bernama singapura sampai tanah sumbawa dan papua. Bahkan wilayah Majapahit sampai ke daerah selatan filipina sekarang. Akan tetapi negara bawahan tersebut tidaklah diperlakukan seperti halnya negara-negara jajahan. Demikian pula Raja dari kerajaan-kerajaan itu. Mereka tidak diperlakukan sebagai tawanan perang akan tetapi tetap diberi kewenangan untuk memimpin wilayahnya, tetapi masih dibawah kepemimpinan dan satu komando dari Majapahit. Begitu luasnya kekuasaan Majapahit hingga pada suatu ketika ....
Hayam Wuruk seorang Raja Muda yang tampan dan gagah, banyak sekali wanita yang jatuh hati kepadanya. Namun sang Raja belum juga menemukan tambatan hati. Berkali-kali putri-putri keraton dari kerajaan bawahan Majapahit diperkenalkan, akan tetapi belum juga ada yang dapat meluluhkan hatinya. Hingga pada suatu hari terdengar kabar bahwa di wilayah Kerajaan Sunda Galuh mempunyai seorang putri yang sangat cantik jelita bernama Dyah Pitaloka Citraresmi.
Secara kebetulan Gajahmada merasa kurang nyaman dengan keadaan dan posisi kerajaan Sunda Galuh. Seluruh wilayah nusantara sudah bergabung di bawah bendera Majapahit, akan tetapi Sunda Galuh yang berada justru di jarak paling dekat dengan Majapahit apalagi masih dalam pulau jawa tetap berdiri sendiri sebagai sebuah kerajaan yang terpisah dari Majapahit. Gajahmada merasa jerih payahnya selama ini belum tuntas apabila Sunda galuh masih belum menyatu dengan Majapahit.
Kedua situasi diatas akhirnya dimanfaatkan. Hayam Wuruk akan dikawinkan dengan Dyah Pitaloka Citraresmi sehingga dengan sendirinya kedua kerajaan ini akan menyatu seiring dengan menyatunya kedua insan itu.
Tujuannya sama, akan tetapi jalan yang ditempuh untuk mencapai sebuah tujuan itu bisa saja berbeda. Demikian juga yang terjadi di Majapahit waktu itu. Kelompok haluan “moderat” beranggapan biarkanlah Hayam Wuruk dikawinkan dengan Dyah Citraresmi dengan cara yang wajar-wajar saja, toh dengan menyatunya kedua insan itu secara langsung maupun tidak langsung maka kedua kerajaan yaitu Majapahit dan Sunda Galuh akan menjadi satu. Sementara kelompok “haluan keras” termasuk Gajahmada beranggapan bahwa Dyah Pitaloka Citraresmi haruslah diberlakukan sebagai putri persembahan untuk Prabu Hayam Wuruk dan Sunda Galuh harus menyatakan diri tunduk dan bergabung di bawah Majapahit. Apabila syarat ini tidak disetujui maka Majapahit akan mengerahkan pasukannya untuk menggempur Sunda Galuh. Gajahmada mungkin lupa atau mungkin tidak menghiraukan bahwa antar keluarga kerajaan Majapahit dan Sunda Galuh masih terikat hubungan kekerabatan. Hal itu lah yang selama ini menjadikan Keluarga Kerajaan Majapahit selalu menolak dan tidak memberikan ijin setiap kali Gajahmada mengajukan keinginan untuk menggempur Sunda Galuh. Gajahmada berpendapat bahwa sudah sewajarnya Sunda Galuh bergabung dengan Majapahit karena posisi Sunda Galuh selama ini sudah diuntungkan dengan semakin kuatnya Kerajaan Majapahit. Sunda Galuh tidak usah repot-repot menyiagakan armadanya untuk mengamankan wilayah lautnya, karena secara tidak langsung wilayah laut Sunda yang berada di dalam wilayah laut Majapahit sudah ikut diamankan oleh armada laut Majapahit, demikian juga dengan lalu lintas perdagangan lautnya. Seharusnya Sunda berterima kasih kepada Majapahit dan sudah selayaknya dengan sukarela menggabungkan diri dengan Majapahit.
Sementara pihak keluarga kerajaan memiliki sifat yang moderat. antara Sunda dan Majapahit masih terjalin ikatan kekeluargaan dari leluhur mereka, sehingga penyatuan dua kerajaan bisa ditempuh lewat jalan yang lebih elegan dan jauh dari tindakan kekerasan yang dapat mengakibatkan pertumpahan darah. Dikirimlah rombongan utusan untuk melamar Putri Diah Pitaloka Citaresmi sekaligus membawanya ke Majapahit untuk dinikahkan dengan Hayam Wuruk. Disini mungkin sudah muncul sedikit ketidak wajaran karena biasanya pihak keluarga mempelai laki-lakilah yang mendatangi keluarga mempelai perempuan dan melangsukan pernikahan di tempat keluarga mempelai perempuan, untuk selanjutnya memboyong sang pengantin perempuan setelah pernikahan itu dilaksanakan, bukan sebaliknya membawa mempelai perempuan dan dinikahkan di tempat mempelai laki-laki.
--- ------ -------- ---------- ------------
---------- -------------------- -------------------- end of Gajahmada episode #2
-------------------------------- ---------------------- tobe continued ----------------
Posted on 10:02 AM by matrix_boy and filed under | 0 Comments »

elvis presley blue suede shoes color

Amazon Affiliates